5 Lulusan Sekolah tinggi PSG Terbaik yang Sebelumnya pernah Main di Serie A

judi slot online

Saat sebelum zaman Nasser Al-Khelaifi, Paris Saint-Germain sebagai team papan tengah Ligue 1 Prancis yang kerap memberi surprise. Daripada dilihat sebagai team berprestasi, PSG lebih dekat dilihat sebagai team pemroduksi pemain luar biasa.

Mereka sukses membuat jejeran pemain dari team sekolah tinggi yang beberapa salah satunya cukup berkilau di Serie A Italia. Berikut lulusan sekolah tinggi PSG terbaik yang dulu pernah main di Serie A.

Untuk kalian penggemar judi bola kalian tidak perlu binggung dan repot untuk menetukan taruhan dan pasangan, karna di situs Aladdin138 anda bisa pasang dengan nyaman dan aman dan banyak pula bonusan yang dibagikan setiap harinya.

1. Houssine Kharja

Walau sudah pensiun semenjak 2016, Houssine Kharja saat ini masih terdaftar sebagai lulusan sekolah tinggi Paris Saint-Germain dengan catatan laga paling banyak di Serie A. Dia sukses cetak 13 gol dan 12 assist dari 177 laga.

Catatan itu lumayan banyak dan logis bila ingat Kharja yang dulu pernah bela lima team Serie A. Dia sebelumnya pernah bela Siena, Genoa, Fiorentina, Inter Milan, dan AS Roma.

2. Adrien Rabiot

Dibanding dengan Houssin Kharja, Adrian Rabiot lebih dihandalkan saat berlaga di Serie A. Pemain tengah bernegara Prancis ini sudah menulis 116 laga semenjak bela Juventus di awal musim 2019/2020.

Rabiot sendiri sebelumnya pernah jadi sisi dari team sekolah tinggi PSG sepanjang dua tahun. Promo di awal musim 2012/2013, Rabiot sebelumnya pernah bela team senior PSG sepanjang enam tahun saat sebelum berpindah ke Juventus.

3. Ishak Belfodil

Ishak Belfodil sebagai seorang striker bernegara Aljazair yang seringkali bergonta-ganti team. Belfodil sempat juga bertanding di Serie A untuk 4 team berlainan, yaitu Parma, Livorno, Bologna, dan Inter Milan.

Untuk ke-4 club itu, Ishak Belfodil mencatat 9 gol dan 9 assist dari 89 pertandingan. Umumnya dia catatkan bersama Parma. Jauh sebelumnya, Belfodil sebelumnya pernah dua tahun (2003—2005) jadi sisi dari team sekolah tinggi PSG.

4. Patrice Evra

Sesudah delapan tahun (2006—2014) berbakti bersama Manchester United, Patrice Evra juga rasakan atmosfer Liga Italia. Di awal musim 2014/2015, Evra pilih tergabung bersama Juventus  dengan gratis.

Saat mengenakan seragam Juventus, Evra bermain lumayan baik, walau tidak selamanya jadi unggulan. Sepanjang 2,5 musim, dia yang berposisi sebagai bek kiri ini sukses mencatakan 53 performa dengan bantuan tiga gol dan 5 assist untuk Juventus di Serie A.

5. Mike Maignan

Saat sebelum jadi pesepak bola professional, Mike Maignan sebelumnya pernah enam tahun (2009—2015) jadi sisi dari team sekolah tinggi PSG. Tetapi, dia tidak dapat berkilau saat dipropagandakan ke team khusus pada 2013.

Sesudah bermain bagus bersama LOSC Lille, Mike Maignan juga berpindah ke AC Milan di awal musim 2021/2022. Dia sekarang dikenali sebagai salah satunya penjaga gawang luar biasa karena performanya yang hebat bersama team asal Lombardia ini.

Beberapa pemain teratas lulusan sekolah tinggi PSG lain sempat juga merumput di Serie A. Sebutlah saja Kingsley Coman, Nicolas Anelka, Jonathan Ikone, Steven Nzonzi, dan Moussa Diaby. Tetapi, mereka tidak masuk daftar di atas karena tidak mempunyai aksi yang tidak terlampau mencolok di Serie A.

Aladdin138 adalah situs judi bola terpecaya yang banyak menyediakan bebagai event dan promo menarik dan disini juga banyak sekali bonus yang dibagikan pada setiap hari nya, yukkk tunggu apalagi cepat bergabung dan bermain disini yaa.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *